DPPKBP3A Berau Berikan Pendampingan Psikososial Bagi Anak Korban Kebakaran Jalan Milono

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Berau, melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), memberikan layanan Psychological First Aid bagi ibu dan anak korban kebakaran di Jalan Milono, Gang Husada, Tanjung Redeb, Kamis (27/2/2025).

 

Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan bahwa bencana ini tidak hanya berdampak pada kerugian materi, tetapi juga menimbulkan trauma, terutama bagi anak-anak yang menjadi korban.  "Dari pertimbangan itu melalui Puspaga kami menyediakan layanan pendampingan psikososial bagi para korban di posko bantuan," ujarnya. 

 

Selain pendampingan psikososial, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan makanan kepada korban kebakaran. Layanan ini dilakukan dengan menghadirkan psikolog serta konselor profesional. Jika korban masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut, layanan akan diperpanjang sesuai kebutuhan. 

 

"Pendampingan kami berikan tergantung kasusnya, bila trauma mereka sudah berkurang, layanan selesai. Namun, jika masih diperlukan, kami akan lanjutkan hingga traumanya benar-benar pulih," tambahnya. 

 

Antusiasme anak-anak dalam mengikuti layanan ini menunjukkan bahwa bencana kebakaran dapat berdampak besar terhadap kondisi psikologis mereka. Jika tidak ditangani dengan baik, trauma tersebut bisa memengaruhi kehidupan mereka di masa depan. 

 

"Tercatat ada sekitar 36 anak yang ikut serta, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga mahasiswa," jelasnya.

 

Selain bantuan makanan dan sembako, anak-anak korban kebakaran juga membutuhkan perlengkapan sekolah seperti alat tulis, seragam, dan buku.  "Ini menunjukkan bahwa mereka tetap bersemangat untuk kembali bersekolah, meskipun hampir seluruh perlengkapan mereka habis terbakar," lanjut Rabiatul. 

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan berupaya mengumpulkan donasi perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak.  "Bagi masyarakat yang ingin membantu, kami sudah mendata anak-anak yang membutuhkan bantuan," pungkasnya. (sep/FN)